Senin, September 14, 2009

Layanan Oral Ala Jalan Mahakam

Jakarta - Siapa tak kenal Jl Mahakam? Semua anak tonkrongan di Jakarta pasti mengenal jalan yang berdenyut hidup 24 jam itu. Jalan Mahakam di kawasan Blok M, Jakarta Selatan ini bagai jalan yang tak pernah mati.

Sepanjang pagi hingga petang, menjadi pusat perbelanjaan dan lalu-lalang orang yang bepergian dengan angkutan umum. Selepas petang hingga dini hari menjadi pusat kuliner dan tempat nongkrong anak-anak muda Jakarta.

Namun bukan karena itu saja Jl Mahakam menjadi terkenal, sebab ada sisi lain kehidupan yang berdenyut di sekitar Jalan Mahakam, yakni prostitusi jalanan, makanan kaki lima, kelompok pengamen, hingga wartawan pemburu berita kriminal yang menunggu adanya peristiwa di jalan itu.

Menjelang tengah malam di sudut Jl Mahakam, belasan perempuan belia atau ABG berkumpul bersama beberapa pria di sebuah warung rokok kecil dekat kios penjaja pulsa isi ulang. Mereka berpenampilan seksi dan menampilkan keceriaan sambil mengisap rokok serta menyapu pandangan ke arah mobil mewah yang berlalu.

Mayang, sebut saja demikian—seorang dari perempuan di tempat itu, terlihat santai sambil menyapa ramah. "Mau jalan. Siapa namanya?” demikian dia membuka pembicaraan.

Tak ketinggalan seorang pria berpenampilan gay berambut pirang ikut nimbrung mendekati mobil. Ia mempromosikan Mayang sebagai teman yang sabar dan bukan cewek sembarangan yang menjaja diri sebagai profesi harian.

”Kalau dia ke sini cuma iseng saja, Mas. Sehari-hari kerjaannya jelas di pertokoan X, menjaga sebuah toko," katanya.

Selanjutnya, dia langsung menawarkan tarif kencan sekitar Rp400.000 untuk short time dan layanan 'oral' Rp200.000. Penginapan pun sudah ditentukan tidak jauh dari bilangan Blok M, di sebuah tempat di dekat plaza terkenal di Senayan.

Tentu saja untuk jasa oral ini, harus dengan menggunakan mobil, biasanya harus berdua, karena bergantian menyetir. Sebagian besar yang ingin menggunakan jasa oral menggunakan mobil jenis Kijang.

"Pokoknya dijamin bersih, karena saat ejakulasi, air manisnya ditelan jadi tidak muncrat atau netes ke jok mobil," jelas Mayang.

Kalaupun tidak jadi booking, tak masalah. Segeralah berlalu dan mengitari kawasan itu. Mayang pun maklum, toh masih banyak pemuda iseng yang lalu lalang di seputar Jl Mahakam.

Tak jauh dari sana terdapat segerombolan pemuda di atas sepeda motor dengan penampilan pembalap jalanan. Mereka menemani sejumlah perempuan yang berkelompok berdiri di tepi jalan, menjaja cinta dan menanti pria iseng mendekat.

”Susah Bang, kalau hari biasa sepi. Bisa dapat satu atau dua tamu sudah bagus,” kata seseorang yang menemani seorang perempuan berdiri di ujung Jalan Mahakam, dekat Gelanggang Remaja Bulungan.

Dia mengaku saat menjelang malam Sabtu hingga akhir pekan, barulah mereka panen. Para perempuan itu bisa mendapat 3-5 tamu dalam satu malam.

Namun kala nasib naas menghampiri, belum mendapat tamu, justru razia petugas yang datang. Kadang kala ada oknum aparat yang mem-booking mereka, lalu memeras dan tidak mau membayar kencan.

"Kemarin ada yang ngaku dari Polda, Bang. Dewi sudah nemanin terus malah dimintai uang. Kalau tidak mau, diancam disel,” kata Dewi, seorang perempuan setengah baya yang menjadi ”mami” alias mucikari di Mahakam.

Rombongan wanita Mahakam, mucikari, dan gay di sana hanyalah salah satu dari happening di seputaran Blok-M. Hanya sepelemparan batu, tepatnya di sisi selatan Gelanggang Remaja Bulungan, terdapat lebih dari 20 angkringan pedagang gulai.

Mereka adalah pedagang gultik alias Gule Tikungan, yang terkadang oleh anak muda yang biasa mangkal di Blok M diplesetkan menjadi 'Gule Tikus'.

Para pedagang berasal dari daerah sekitar Solo, Jawa Tengah, dan biasanya masih berhubungan kerabat. Seporsi gulai dijual Rp7.000 dalam sepiring kecil lengkap dengan sayur dan kuah gurih.

Ahmad, seorang pedagang, mengaku tidak merasa harus bersaing dengan para pedagang lain yang umumnya adalah tetangga atau sanak keluarga. "Rezeki sudah ada yang ngatur, Mas," katanya singkat.

Selain gulai, ada warung sate, ayam bakar, roti bakar, hingga kios rokok, tempat mangkal wartawan televisi, yang buka hingga menjelang dini hari di kawasan yang sama. Setiap malam ribuan orang terutama muda-mudi yang mencari hiburan malam kerap singgah sejenak mengisi perut di kawasan itu.

Hiburan musisi jalanan pun mengisi malam di seputar Mahakam. Untuk berekspresi, pengunjung dapat menyanyi dengan iringan lengkap di Warung Apresiasi di dalam Gelanggang Remaja Bulungan. Itulah semarak malam di seputar Mahakam.

Makan Kaget di Soto Gebraak

Jakarta - Ingin bersantap sambil merasakan sensasi unik? Coba mampir ke Soto Gebraak. Karena selama bersantap Anda akan sering mendengar gebrakan botol si penjual.

Dinamakan Soto Gebraak karena Anda akan sering mendengar gebrakan selama bersantap di sini. Gebrakan berasal dari botol besar yang dibanting pada kayu oleh peracik soto. Ini dilakukan bukan karena peracik soto sedang marah, tetapi itulah keunikannya yang membuat tempat ini terkenal.

Suara gebrakan ini dapat mengagetkan pengunjung baru. Bahkan, bila ada pengunjung yang latah dapat membuat kehebohan karena suara gebrakan botol.

Depot atau warung soto ini berdiri sejak tahun 1973 dan sekarang telah memiliki beberapa cabang di Jakarta. Selain sensasinya, rasa soto juga tidak kalah menariknya untuk dinikmati. Karena letaknya yang strategis, maka tidak heran jika tempat ini ramai dikunjungi para karyawan saat jam makan siang.

Menu Soto Gebraak

Anda dapat memilih jenis soto yang diinginkan. Ada soto daging, soto ayam, soto campur jeroaan, soto combi daging ayam (campuran antara daging sapi dengan daging ayam). Sebagai pelengkap soto, ada pula berbagai jenis gorengan yang tersaji di atas meja makan, misalnya ada sate usus, sate telur, sate empal, telur asin, perkedel, emping. Untuk minuman, pilihannya adalah sofdrink, teh, aqua dan es jeruk.

Berkat kreatifitasnya dalam proses menyajikan soto yang unik. Soto Gebraak kini dapat dijumpai di beberapa cabang yang ada, yaitu di daerah Margonda, Tebet, Kalibata, BSD (Bumi Serpong Damai) dengan pusat di Taman Setiabudi. Anda penasaran? Coba saja mampir ke Soto Gebraak di alamat-alamat berikut dan bersiaplah untuk makan sambil kaget.

Soto Gebraak, Cak Anton

Pusat: Taman Setiabudi Depan SMA 3, Jakarta Selatan

- Tebet Utara I No.54 C, Jakarta Selatan, Telp: (021) 8379 5494

- Kalibata Raya No.4 (Dewi Sartika), Jakarta Timur

- Margonda Raya No.572 E, Depok

- Ruko Versailles Blok FB.03 Sektor 1.6, BSD, Tangerang

Nasi Bakar Selera Pedas

Jakarta - Nasi bakar adalah salah satu menu makanan yang sedang digemari oleh penggemar makan enak saat ini. Selain rasanya yang gurih, ada banyak cita rasanya.

Ingin mencicipi tempat nasi bakar enak, coba datang ke ITC Kuningan yang bersebelahan dengan Ambasador. sini ada tempat makan yang diberi nama Nasi Bakar Selera Pedas. Sesuai dengan namanya semua jenis nasi bakar yang dijual serba pedas dan pas rasanya.

Ada beberapa pilihan menu untuk nasi bakar, mulai dari nasi bakar pete, nasi bakar bandeng presto, nasi bakar ayam goreng, nasi bakar teri pete hingga nasi uduk bebek goreng empuk.

Facebook Lite Dipertanyakan

Jakarta - Facebook yang merilis versi Lite di AS dipertanyakan karena koneksi internet negara itu sudah cepat. Facebook dinilai menjadi garang dalam menghadapi Twitter yang semakin naik daun.

Facebook meluncurkan Facebook Lite dan Tagging untuk membuat jejaring sosial itu semakin mudah. Seperti namanya, Facebook Lite adalah versi yang lebih ringkas dari Facebook dan didesain untuk orang-orang yang memiliki koneksi lambat.

Facebook Lite sudah ada di AS dan India, dan rencananya akan dikeluarkan di China, Rusia dan negara lainnya. Hal ini menimbulkan tanda tanya pada Facebook karena di AS koneksi internet sudah bagus.

Akan tetapi Facebook mengeluarkan pernyataan menyangkut peluncurannya di AS itu. “Kami memutuskan untuk meluncurkan Facebook Lite di AS untuk memberikan kesempatan bagi user mencoba alternatif yang lebih sederhana dari Facebook.com dan berharap dapat memenuhi kebutuhan mereka,” kata Facebook.

Facebook Lite terfokus pada event, inbox pesan, pesan dinding, video dan foto, serta tentunya update status. Perbedaan antara Facebook dan Facebook Lite terletak di aplikasi. Tidak akan ada aplikasi di versi Lite.

”Facebook Lite diharapkan menjadi sesuatu yang baik di negara berkembang dan di tempat-tempat di mana koneksi cepat jarang, bahkan tidak ada sama sekali,” kata Greg Sterling, Kepala analisa di Sterling Market Itelligence.

“Akan tetapi perusahaan menyediakannya di AS dan hal tersebut merepresentasikan alternatif bagi orang-orang yang ingin menggunakan Facebook tanpa ‘kebisingan’ dan ‘kekacauan’ di situs biasa,” katanya.

Sterling memperkirakan sebagian besar user AS dan negara-negara barat tidak akan mengakses Facebook via versi Lite. Tapi ia mencatat bahwa Facebook Lite lebih mudah untuk diakses pengguna telepon seluler dengan browser.

Terpecahkan, Sinar Aneh di Angkasa

Jakarta- Jejak indah muncul di langit pada Rabu (9/9) malam lalu dan tampak seperti peristiwa misterius. Namun sinar yang gemerlap di langit itu ternyata adalah air kecing.

Beberapa orang yang melihat fenomena indah saat astronot di dalam pesawat luar angkasa Discovery membuang “kotoran” di angkasa.

Pembuangan tersebut dijadwalkan oleh pilot Kevin Ford yang mengeluarkan urin dan limbah cair sebagai salah satu bentuk persiapan untuk mendarat pada Kamis. Namun karena cuaca, pendaratan gagal dan para astronot merencanakan untuk mendarat di Florida pada Jumat pukul 17:48 waktu setempat, dalam kondisi cuaca hujan yang disertai angin.

Pertunjukan cahaya Rabu terbentuk dari sekitar 68kg air yang dibuang sekaligus, kata jurubicara NASA Kylie Clem. Discovery telah meninggalkan stasiun luar angkasa internasional beberapa hari sebelumnya dan selama 10 hari di sana tidak dapat membuang limbah.

"Itu merupakan jumlah yang besar karena sekarang tidak melakukan pembuangan air limbah saat merapat ke stasiun," kata Clem lewat email. “Itu merupakan peraturan yang baru diterapkan dalam dua penerbangan terakhir untuk mencegah kontaminasi terhadap modul Kibo.”

Modul Kibo adalah laboratorium riset yang baru dibangun Jepang di stasiun luar angkasa yang mencakup platform eksternal untuk mengekspos sains terhadap lingkungan ruang angkasa. Pembuangan air dari pesawat yang merapat dapat berpotensi mengganggu eksperimen.

Secara umum, kata Clem melihat air di luar angkasa sudah menjadi umum. Air limbah biasanya membeku saat pembuangan dan masuk ke awan menjadi butiran es kecil. Lalu ketika terpapar sinar matahari, es tersebut hancur menjadi uap air dan menyebar di luar angkasa.

Sejumlah orang di Amerika Utara nampaknya melihat pembuangan hari Rabu itu, dan beberapa diantaranya mengirimkan gambar ke SpaceWeather.com.

Salah satunya adalah Abe Megahed yang mendapatkan gambar pada jam 21:40 dan diambil dari Madisson Wisconsin. "Aku hanya mengamati pesawat ulang-alik dan stasiun, terbang melintas dan terkejut melihat pesawat tersebut membuat lengkungan besar yang membanggakan. Apakah itu? Sesuatu dari ventilasi? OMS yang terbakar? Roket RCS? Sebuah rekor pembuangan urin terbesar?” tulisnya.

Ditemukan, Rumah Ibadah Tertua

Jakarta- Rencana membangun sebuah hotel dengan 122 kamar tertunda, setelah arkeolog mengatakan mereka telah menemukan salah satu rumah ibadat tertua di dunia.

Situs di Israel Utara itu ditemukan secara tidak sengaja dalam sebuah penggalian konstruksi untuk sebuah hotel di dekat laut Galia dan dipercaya berasal dari antara abad 50SM hingga 100SM.

Di tengah-tengah rumah ibadat, tepatnya di ruang utama seluas 120 m2,seorang arkeolog menemukan sebuah batu ukir yang tak lazim dengan tujuh cabang Menorah. “Kami sedang menghadapi penemuan yang menyenangkan dan unik,” kata Direktur Penggalian dan Barang Antik Israel, Dina Avshalom-Gorni.

Menurut Avshalom-Gorni ukir-ukiran Menorah yang pertama kali ditemukan berasal dari periode Romawi awal yang mengatakan situs ini berasal dari periode yang sama dengan enam lokasi sinagoga lainnya.

Ia kemudian mengatakan sinagoga dari periode ini sangat langka, karena pada masa itu orang Yahudi lebih suka mengunjungi tempat ibadat utama di Yerusalem sebanyak tiga kali setahun sebagai bentuk protes terhadap rumah ibadah setempat.

Avshalom-Gorni mengemukakan bahwa ukiran menorah tersebut dibuat oleh seorang seniman yang sering mengunjungi tempat ibadat utama di Yerusalem, yang juga dikenal sebagai bait suci kedua, tempat yang dipercayai akan keberadaan menorah yang sesungguhnya.

Disamping batu berukir, Avshalom-Gorni mengatakan mereka juga menemukan lukisan dinding dengan warna yang “hidup”.

Sinagoga tersebut ditemukan di daerah bernama Migdal, sebuah pemukiman yang sangat bersejarah di sepanjang laut Galia, yang dikatakan peneliti sebagai daerah yang disebut dalam teks kuno bangsa Yahudi. Daerah itu memiliki peranan penting pada masa yang dikenal sebagai revolusi besar bangsa Yahudi terhadap kekuasaan kerajaan Romawi.

Jose Miguel Abat, seorang perwakilan hukum dari perusahaan konstruksi, Ark New Gate, mengatakan perusahaan sangat senang mendengar berita tersebut dan berencana untuk membangun pusat kegiatan multi budaya dan multi-religi di lokasi.

"Kami yakin penemuan ini akan menarik wisatawan dari dalam dan luar Israel,” Abat mengatakan dalam pernyataannya.

Mengapa Ada Bulan di Siang Hari?

akarta – Kadang-kadang kita bisa melihat bulan saat matahari sudah tinggi. Meskipun hal ini normal, tapi tetap saja menjadi pertanyaan mengapa bisa muncul bulan saat di siang hari?.

Salah satu kesalahan konsep dari astronomi terbesar adalah bulan bertolak belakang lurus dengan matahari di angkasa. Padahal dalam kenyataannya, bulan dan matahari dalam posisi seperti itu hanya sekali dalam satu perputaran bulan.

Peristiwa itu hanya terjadi saat bulan purnama, atau 180 derajat dari matahari. Sisanya posisi bisa antara 0 hingga 180 derajat.

Saat bulan purnama posisinya tepat saling bertolak belakang. Ini berarti bulan terbit saat matahari tenggelam dan sebaliknya.

Sementara ada dua hal yang menyebabkan bulan bisa dilihat saat siang hari. Pertama cahaya bulan cukup terang untuk menembus langit biru kita.

Hal itu sama saja seperti peluang melihat planet Merkurius, Venus dan Yupiter saat siang hari dengan menggunakan teleskop. Sedangkan kemungkinan kedua bulan cukup tinggi di langit sehingga bisa terlihat.

Akibat rotasi bumi, bulan di atas horizon sekitar 12 jam setiap 24 jam. Karena 12 jam ini tidak selalu 12 jam siang hari sehingga ada peluang untuk melihat bulan di siang hari rata-rata selam 6 jam.